Ungkap Kelebihan AHY dan Ibas, Asep Wahyuwijaya Condong ke Mana?


BANDUNG
Wakil Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jawa Barat Asep Wahyuwijaya mengungkap kelebihan dua putra, Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Agus Yudhoyono (Ibas) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY dan Ibas menjadi kandidat terkuat ketua umum PD dalam kongres yang rencananya akan digelar pada Mei 2020 mendatang.

Dari segi karir politik, Ibas terjun lebih dulu sehingga lebih mengenal partai dari dekat."Terjun ke dunia politik lebih dulu, itu keunggulan mas Ibas," kata Asep saat dihubungi detikcom, Rabu (19/2/2020).

Menantu dari Menko Perekonomian era Kabinet Indonesia Bersatu Hatta Rajasa itu berkecimpung di dunia politik pada 2009 lalu. Ketika itu, Ibas turun sebagai calon legislatif PD Dapil VII dan meraih suara tertinggi di Indonesia.

Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Demokrat periode 2010-2015 dan menjadi sekjen termuda yang mengurus partai terbesar hasil pemilu 2009. "Hal ini tidak bisa dinafikan, partai ini lebih dikenal Ibas," katanya.

Sementara itu, AHY baru turun ke arena politik pada 2017 lalu. Setelah mengundurkan diri dari militer, ia ikut bertarung meraih kursi DKI 1. Ia bersaing dengan pasangam Ahok-Djarot dan Anies-Sandi.

Ia pun turut ambil bagian dalam pemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres lalu. Walau hasil akhirnya tidak tercapai.

"AHY baru masuk ke dunia politik. Tapi dia masuk ke kontestasi politik. Meski baru, pertama di DKI dan Pilpres, tapi setidaknya ada pengalaman yang lebih dalam secara personal dan emosional," katanya.

"Mas Ibas punya proses yang panjang dam AHY pendek, tapi karir bertarung di kontestasi politik akan menjadi pertimbangan lain," ujar Asep melanjutkan.

Secara empirik, kata Asep, ia melihat AHY lebih aktif melakukan komunikasi bottom-up dengan kader PD di daerah melalui safari yang dilakukannya. "Kita melihat terang-terangan AHY melakukan pelaziman politik yang lumrah saya kira. Itu tradisi yang harus dijaga," katanya.

Menurutnya, hal itu bisa dilakukan karena posisi AHY tak terikat jabatan apapun di pemerintahan. "Kita lihat sisi elegan mas AHY disitu, komunikasinya tak hanya top-down, tapi bisa menyerap aspirasi dari bawah juga," katanya.

Share on Google Plus
    Komentari dengan Google
    Komentari dengan Facebook

0 komentar: