BOGOR - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya, merealisasikan pembangunan jalan di enam desa yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pembangunan jalan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Asep dan tuntas dilaksanakan pada akhir 2025.
Enam desa yang kini menikmati akses jalan mulus tersebut
berada di Kecamatan Tenjolaya, Cibungbulang, dan Leuwiliang. Desa-desa itu
meliputi Desa Cibitung dan Situ Daun (Kecamatan Tenjolaya), Desa Cimanggu 2 dan
Dukuh (Kecamatan Cibungbulang), serta Desa Leuwiliang dan Karehkel (Kecamatan
Leuwiliang).
Asep menjelaskan, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian
dari Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW)
Kementerian Pekerjaan Umum.
“Program PISEW ini fokus pada pembangunan infrastruktur dasar
seperti jalan, jembatan, dan penyediaan air bersih di wilayah pedesaan,” ujar
Asep, Senin (22/12/2025).
Menurut legislator dari daerah pemilihan Kabupaten Bogor itu,
tujuan utama program PISEW adalah meningkatkan perekonomian masyarakat,
kualitas hidup warga desa, serta mendorong pemerataan pembangunan antara desa
dan kota.
“Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi, kualitas hidup, dan
pemerataan pembangunan dari desa ke kota,” katanya.
Di Kabupaten Bogor, program PISEW hasil aspirasi Asep
Wahyuwijaya direalisasikan di tiga titik pekerjaan yang menjangkau enam desa.
Ia menegaskan, ke depan program serupa akan terus diperjuangkan agar menjangkau
desa-desa lain yang masih membutuhkan infrastruktur dasar.
“Insyaallah ke depan program ini akan terus kita dorong untuk
desa-desa lainnya di Kabupaten Bogor,” ungkap Asep.
Asep menilai program tersebut sangat penting untuk memperkuat
konektivitas infrastruktur dan mempercepat pergerakan ekonomi di pelosok desa
yang belum terjangkau program bantuan keuangan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah
pusat, pemerintah desa, dan masyarakat agar percepatan pembangunan ekonomi desa
dapat berjalan optimal.
“Hampir semuanya bermula dari jalan setapak, pematang sawah,”
ujarnya.
Jalan-jalan tersebut kemudian diperlebar dengan dukungan
lahan hibah dari masyarakat yang telah dikonsolidasikan oleh pemerintah desa
setempat.
“Pembangunan ini terlaksana karena keterlibatan semua pihak,
mulai dari warga yang menghibahkan lahan, pemerintah desa yang menggerakkan,
hingga pengawasan langsung dari kementerian terkait,” pungkas Asep.
Sumber: partainasdem.id


0 Komentar